Efikasi Diri Belajar Merdeka

Penulis :
Arvinalde Amenda, M.Si.
Prof. Dr. Mahdum, M.Pd.
Prof. Dr. Hadriana, M.Pd.
Tahun Terbit :
Mei 2026
Jumlah Halaman :
x, 72 halaman
Ukuran Kertas : 
15,5 x 23 cm (UNESCO)
ISBN / No. Reg :
978-634-7147-83-7
Deskripsi Buku :
Efikasi diri merupakan salah satu aspek penting yang memengaruhi keberhasilan belajar. Peserta didik yang memiliki efikasi diri tinggi cenderung lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan, mampu mengelola kesulitan, serta memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan belajar. Dalam semangat Belajar Merdeka, efikasi diri menjadi bekal utama agar peserta didik tidak hanya bergantung pada arahan guru, tetapi juga mampu mengenali potensi, mengembangkan kemampuan, dan mengambil keputusan dalam proses pembelajaran. Buku ini disusun untuk membantu pembaca memahami konsep efikasi diri, hubungan efikasi diri dengan kemandirian belajar, serta bagaimana prinsip Belajar Merdeka dapat diterapkan dalam kehidupan pendidikan sehari-hari. Penulis berharap buku ini dapat menjadi sumber bacaan yang bermanfaat bagi peserta didik, pendidik, mahasiswa, maupun pihak-pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan kualitas pembelajaran.

Dapatkan Buku ini di:
  

Model Inquiry Ecosains

Penulis :
Dr. Mahmud Alpusari, M.Pd.
Guslinda, M.Pd.
Mitha Dwi Anggriani, M.Pd.
Tahun Terbit :
Mei 2026
Jumlah Halaman :
viii, 80 halaman
Ukuran Kertas : 
14,8 x 21 cm (A5)
ISBN / No. Reg :
Dalam Poses
Deskripsi Buku :
Buku ini disusun sebagai bagian dari upaya pengembangan inovasi pembelajaran sains di sekolah dasar, khususnya dalam mendukung peningkatan keterampilan proses sains siswa melalui integrasi pendekatan pembelajaran berbasis kearifan lokal. Model pembelajaran yang dikembangkan dalam buku ini adalah Model Inquiry EcoSains, yaitu model pembelajaran yang dipadukan dengan pendekatan deep learning untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendalam, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan nyata siswa di Provinsi Riau.
Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran sains yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga mampu membangun keterampilan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah, kreativitas, serta kesadaran lingkungan. Melalui Model Inquiry EcoSains, siswa diajak untuk melakukan eksplorasi, observasi, dan eksperimen yang terinspirasi dari potensi alam, budaya, serta kearifan lokal Riau. Pendekatan deep learning yang menjadi inti model ini mendorong keterlibatan aktif siswa dalam merumuskan pertanyaan, menguji hipotesis, serta mengaitkan pengetahuan baru dengan pengalaman dan nilai-nilai yang mereka kenal di lingkungan sekitar.
Buku ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru, dosen, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dalam mengimplementasikan pembelajaran sains yang berkelanjutan, berakar pada kearifan lokal, serta selaras dengan tujuan pendidikan nasional. Integrasi antara metode inquiry, pendekatan deep learning, dan muatan kearifan lokal diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peduli terhadap lingkungan, menghargai budaya, dan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.

Dapatkan Buku ini di:
  

Bilangan Cacah: Konsep dan Operasinya Berbasis kontekstual

Penulis :
Herti Prastitasari, M. Pd
Eka Cahya Sari Putra, M.Pd.
Dimas Saputra
Tahun Terbit :
Februari 2026
Jumlah Halaman :
vi,  78 halaman
Ukuran Kertas : 
17,6 x 25 cm (B5)
ISBN / No. Reg :
978-634-7147-81-3 (PDF)
Deskripsi Buku :
Buku ini bertujuan membantu anak memahami konsep bilangan cacah secara menyeluruh, bermakna, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Materi dalam buku ini mencakup pengenalan bilangan cacah, nilai tempat, perbandingan dan pengurutan bilangan, serta operasi hitung bilangan cacah yang disajikan secara bertahap dan sistematis sesuai dengan karakteristik anak. Setiap pembahasan dirancang dengan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami, sehingga anak dapat belajar secara mandiri maupun dengan bimbingan guru.
Keunggulan utama buku ini terletak pada penerapan pendekatan etnomatematika, yaitu mengaitkan konsep matematika dengan budaya dan aktivitas masyarakat lokal. Melalui contoh-contoh yang diambil dari kehidupan sehari-hari, seperti kegiatan jual beli di pasar tradisional, perhitungan hasil panen, permainan daerah, serta kebiasaan masyarakat dalam menghitung dan mengelompokkan benda, anak diajak untuk menyadari bahwa matematika tidak terpisah dari budaya, melainkan tumbuh dan berkembang di dalamnya. Pendekatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal sekaligus meningkatkan pemahaman konsep matematika secara kontekstual.
Secara visual, buku ini didesain dengan dominasi warna hijau yang memberikan kesan segar, alami, dan menenangkan, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Ilustrasi, contoh soal, dan latihan disajikan secara menarik untuk meningkatkan motivasi belajar anak. Dengan perpaduan antara konsep matematika, budaya lokal, dan desain visual yang ramah anak, buku ini diharapkan dapat menjadi sumber belajar yang efektif, menyenangkan, serta mendukung pembelajaran matematika yang aktif, kreatif, dan bermakna bagi anak.

Dapatkan Buku ini di: